rindu ayah, mama, dan ade (bagian 2)

Sekarang aku harus menahan tangis lagi. Aku ga mau terlihat lemah. Haha.
Ok, aku ga tahan. Aku nangis.

Setiap mereka harus kembali ke Namlea. Ayah, Mama, Ade.
Kenapa mereka harus kerja disana?
Kenapa aku harus sekolah disini?
Ya itu kan Allah yang mau. Harusnya aku bersyukur. Dasar Sylvia bodoh!

Seperti di postingan sebelumnya tentang Orang Tuaku, aku (selalu) sangat ingin mereka disini.
Nemenin aku di masa remajaku,
Bantuin ngerjain PR,
Nyuruh aku sholat langsung setelah Adzan,
Nelepon kalau belum pulang,
Marahin aku kalau tidur mulu,
Nyuruh aku makan,
Nyuruh aku jangan tidur malam,
dan banyaak lagi.

Bentar, nyingsring dulu. Lagi pilek ditambah nangis = mantap.

Ehm. Mereka berencana pindah ke Bekasi setelah Ayah lepas jabatan. Tapi, aku kan udah mau kuliah. Kuliah kan ga mungkin deket rumah.
Hmph. Ya sudahlah...

Tapi mereka tetep sayang banget kok sama aku.......
Aku tau itu.
Karena aku tau, waktu mau pulang kemarin malam, Mama nangis.

You can't hide it from me, Mom...

Ya Allah, berikan keselamatan dalam setiap perjalanan mereka.
Semoga mereka disana selalu baik-baik saja.
Terima Kasih, Ya Allah, Kau memberikan Orang Tua sehebat mereka.


:D

Comments

Popular posts from this blog

My Favorite KPop Song Is In Japanese Too!

I Failed